Untuk Owner, Direktur Operasional & Project Manager Industri

Jalankan seluruh operasional Anda dari satu command center.

OPERION menyatukan aset, armada, alat berat, hauling, maintenance, proyek, dan kontrak — yang selama ini tersebar di WhatsApp, telepon, dan spreadsheet — ke dalam satu sistem yang Anda lihat real-time.

Tanpa kartu kredit · Tanpa biaya penyiapan · Setup dipandu tim kami

170+
Unit terkelola di lapangan
5
Wilayah operasional aktif
9.4 jam
Rata-rata HM utilisasi/hari
< 30 mnt
Respon tim onboarding

Dipercaya oleh operasional yang menggerakkan kontraktor, tambang, konstruksi, perkebunan, dan logistik industri di Indonesia.

Komatsu
CAT
Hitachi
Hino
Scania
Sany
XCMG
Hyundai
Masalah Yang Anda Kenali

Operasional Anda berjalan — tetapi Anda tidak benar-benar melihatnya.

WhatsApp berdering sepanjang hari. Spreadsheet ditarik dari empat orang berbeda. Telepon dari site soal unit yang mogok lagi.

Lalu di akhir bulan, biayanya membengkak — dan tidak ada yang bisa menjelaskan persis di mana uangnya bocor.

Itu bukan masalah orang. Itu masalah sistem yang tidak ada.

01

Status unit tidak terlihat real-time

Owner tahu masalah setelah laporan masuk — biasanya terlambat satu shift.

02

Maintenance terlambat dilakukan

Service overdue baru ketahuan saat unit sudah breakdown di lapangan.

03

Progres proyek sulit dipantau

Project Manager mengejar update via grup WA, bukan dari sistem.

04

Dokumen tersebar di mana-mana

Kontrak, BAP, invoice, dan SPK hidup di lemari, drive, dan chat berbeda.

Begini Cara Kerjanya

Satu sistem. Empat lapisan kendali. Nol pekerjaan ganda.

OPERION bukan dashboard tambahan. OPERION menggantikan grup WA, spreadsheet harian, dan pelaporan manual — dengan satu sistem yang dipakai semua orang.

Lihat semua armada, semua proyek — dalam satu layar.

Setiap unit, setiap site, setiap status — disatukan menjadi satu tampilan kendali. Anda mengambil keputusan dari data yang sama dengan yang dilihat tim lapangan.

Hentikan downtime sebelum terjadi.

Maintenance dijadwalkan otomatis berdasarkan jam mesin dan kondisi unit. Service overdue muncul sebagai peringatan — bukan sebagai breakdown.

Kendalikan biaya saat masih bisa diubah.

Setiap aktivitas hauling, ritase, dan konsumsi bahan bakar dihitung ke proyek yang tepat. Margin proyek terlihat hari ini — bukan menunggu tutup buku.

Onboarding Yang Tidak Menyakitkan

Dari WhatsApp & spreadsheet ke command center penuh — dalam tiga langkah.

LANGKAH 01

Hubungkan aset & armada Anda

Daftarkan unit, operator, dan site. Tim kami bantu impor data dari spreadsheet lama Anda — selesai dalam hitungan hari, bukan bulan.

LANGKAH 02

Jalankan operasional dari satu sistem

Work order, hauling, ritase, maintenance, kontrak, dan dokumen — semuanya hidup di OPERION. Tim lapangan update lewat HP, manajemen lihat real-time.

LANGKAH 03

Pimpin dari command center

Owner dan direktur dapat laporan eksekutif otomatis. Anda lihat utilisasi, biaya, dan risiko — lalu mengambil keputusan tanpa menunggu rapat hari Senin.

Dampak Yang Diukur

Hasil yang dilihat operasional dalam 90 hari pertama.

−32%
Penurunan downtime unit
+24%
Kenaikan utilisasi armada
−18%
Penurunan biaya operasional
4x
Lebih cepat ambil keputusan

*Berdasarkan rata-rata data klien OPERION pada 90 hari pertama implementasi penuh.

Saatnya Mengambil Kendali

Setiap hari tanpa sistem, biaya bocor — diam-diam.

Tim kami akan menunjukkan persis bagaimana OPERION mengelola operasional di perusahaan seperti Anda — dalam sesi demo 30 menit. Tanpa tekanan jualan.

Data Anda terenkripsi & terisolasi per tenant Tanpa kontrak jangka panjang Dukungan tim lokal Bahasa Indonesia